Perjuangan FPI

logo.jpg
Sehubungan dengan banyaknya opini negatif selama ini mengenai Front Pembela Islam (FPI), maka secara bersambung kami akan tampilkan penjelasan mengenai FPI yang berisi ringkasan pokok dari buku “DIALOG FPI - Amar Ma’ruf Nahi Munkar” karangan Habib Muhammad Rizieq Syihab (Ketua Umum FPI). Tulisan ini terdiri dari 8 Bab. Mudah-mudahan tulisan singkat ini bisa memperjelas latar belakang, tujuan berdirinya, prosedur standar kerja FPI dan strategi umum operasionalnya. Siapa saja terbuka membaca tulisan ini, entah ia mukmin, muslim, non-muslim, munafiq ataupun seorang musuh Islam. Semoga kita semua diberi-Nya hidayah selalu. Amiin.
AMAR MA’RUF NAHI MUNKAR YANG MENJADI LATAR BELAKANG BERDIRINYA FPI
Apa Kata Al-Qur’an Mengenai Amar Ma’ruf Nahi Munkar ?
Amar Ma’ruf (mengajak kepada perbuatan baik) Nahi Munkar (mencegah perbuatan buruk) merupakan :
1. Cara untuk mendapat keberuntungan, dunia dan akhirat (QS Ali Imran 104)
Dan hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh kepada yang makruf dan mencegah dari yang munkar; merekalah orang-orang yang beruntung.
2. Ciri umat manusia yang terbaik (QS Ali Imran 110)
Kamu adalah umat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh kepada yang makruf, dan mencegah dari yang mungkar, dan beriman kepada Allah. Sekiranya Ahli Kitab beriman, tentulah itu lebih baik bagi mereka; di antara mereka ada yang beriman, dan kebanyakan mereka adalah orang-orang yang fasik.
3. Dasar-dasar pembangunan akhlak sholihah (Qs Ali Imran 114)
Mereka beriman kepada Allah dan hari penghabisan mereka menyuruh kepada yang makruf, dan mencegah dari yang mungkar dan bersegera kepada (mengerjakan) pelbagai kebajikan; mereka itu termasuk orang-orang yang saleh.
4. Tugas mulia para nabi sejak dulu (Qs Al-A’raf 157)
(Yaitu) orang-orang yang mengikut Rasul, Nabi yang umi yang (namanya) mereka dapati tertulis di dalam Taurat dan Injil yang ada di sisi mereka, yang menyuruh mereka mengerjakan yang makruf dan melarang mereka dari mengerjakan yang mungkar dan menghalalkan bagi mereka segala yang baik dan mengharamkan bagi mereka segala yang buruk dan membuang dari mereka beban-beban dan belenggu-belenggu yang ada pada mereka. Maka orang-orang yang beriman kepadanya, memuliakannya, menolongnya dan mengikuti cahaya yang terang yang diturunkan kepadanya (Al Qur’an), mereka itulah orang-orang yang beruntung.
5. Sebab-sebab turunnya rahmat (Qs At-Taubah 71)
Dan orang-orang yang beriman, lelaki dan perempuan, sebahagian mereka (adalah) menjadi penolong bagi sebahagian yang lain. Mereka menyuruh (mengerjakan) yang makruf, mencegah dari yang mungkar, mendirikan sembahyang, menunaikan zakat, dan mereka taat kepada Allah dan Rasul-Nya. Mereka itu akan diberi rahmat oleh Allah; sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.
6. Sifat seorang mukmin sejati (Qs Al-Hajj 41)
(yaitu) orang-orang yang jika Kami teguhkan kedudukan mereka di muka bumi, niscaya mereka mendirikan sembahyang, menunaikan zakat, menyuruh berbuat yang makruf dan mencegah dari perbuatan yang mungkar; dan kepada Allah-lah kembali segala urusan.
7. Kewajiban yang diperintahkan Allah SWT (Qs Luqman 17)
Hai anakku, dirikanlah salat dan suruhlah (manusia) mengerjakan yang baik dan cegahlah (mereka) dari perbuatan yang mungkar dan bersabarlah terhadap apa yang menimpa kamu. Sesungguhnya yang demikian itu termasuk hal-hal yang diwajibkan (oleh Allah).
Apakah Wajib Melakukan Amar Ma’ruf Nahi Munkar ?
Amar Ma’ruf Nahi Munkar hukumnya fardhu kifayah, artinya bila sebagian umat sudah menegakkannya dengan jumlah dan kekuatan yang memadai untuk mengajak kepada kebajikan dan mencegah kemunkaran maka gugurlah kewajiban sebagian umat lainnya.
Firman Allah Subhanahu Wa Ta’ala:
“Dan hendaklah ada diantara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh kepada yang makruf dan mencegah dari yang munkar; merekalah orang-orang yang beruntung”. Qs.Ali Imran (3):104
“Dan orang-orang yang beriman, lelaki dan perempuan, sebahagian mereka (adalah) menjadi penolong bagi sebahagian yang lain. Mereka menyuruh (mengerjakan) yang makruf, mencegah dari yang munkar, mendirikan sholat, menunaikan zakat, dan mereka ta’at kepada Allah dan Rasul-Nya. Mereka itu akan diberi rahmat oleh Allah; sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.” Qs.At Taubah (9):71
“Mereka beriman kepada Allah dan hari akhirat, mereka menyuruh kepada yang ma’ruf dan mencegah dari munkar, dan bersegera berbuat pelbagai kebajikan. Mereka termasuk orang-orang yang sholeh.” Qs. Al-A’raf 157
************ ********* ********* *******
 http://groups. yahoo.com group/Tauziyah/ message/12313
Mengenal Perjuangan FPI (bab 2 - dari 8 bab)
Bagian ke-2 dari 8 Bab, Tulisan Mengenai FPI
Sehubungan dengan banyaknya opini negatif selama ini mengenai Front Pembela Islam (FPI), maka secara bersambung kami akan tampilkan penjelasan mengenai FPI yang berisi ringkasan pokok dari buku “DIALOG FPI - Amar Ma’ruf Nahi Munkar” karangan Habib Muhammad Rizieq Syihab (Ketua Umum FPI). Tulisan ini terdiri dari 8 Bab. Mudah-mudahan tulisan singkat ini bisa memperjelas latar belakang, tujuan berdirinya, prosedur standar kerja FPI dan strategi umum operasionalnya. Siapa saja terbuka membaca tulisan ini, entah ia mukmin, muslim, non-muslim, munafiq ataupun seorang musuh Islam. Semoga kita semua diberi-Nya hidayah selalu. Amiin.
Apakah Wajib Melakukan Amar Ma’ruf Nahi Munkar ?
Amar Ma’ruf Nahi Munkar hukumnya fardhu kifayah, artinya bila sebagian umat sudah menegakkannya dengan jumlah dan kekuatan yang memadai untuk mengajak kepada kebajikan dan mencegah kemunkaran maka gugurlah kewajiban sebagian umat lainnya.
Firman Allah Subhanahu Wa Ta’ala:
“Dan hendaklah ada diantara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh kepada yang makruf dan mencegah dari yang munkar; merekalah orang-orang yang beruntung”. Qs.Ali Imran (3):104
“Dan orang-orang yang beriman, lelaki dan perempuan, sebahagian mereka (adalah) menjadi penolong bagi sebahagian yang lain. Mereka menyuruh (mengerjakan) yang makruf, mencegah dari yang munkar, mendirikan sholat, menunaikan zakat, dan mereka ta’at kepada Allah dan Rasul-Nya. Mereka itu akan diberi rahmat oleh Allah; sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.” Qs.At Taubah (9):71
“Mereka beriman kepada Allah dan hari akhirat, mereka menyuruh kepada yang ma’ruf dan mencegah dari munkar, dan bersegera berbuat pelbagai kebajikan. Mereka termasuk orang-orang yang sholeh.” Qs. Al-A’raf 157
Bagaimana Kalau Tidak Peduli Terhadap Amar Ma’ruf Nahi Munkar ?
“Mereka satu sama lain selalu tidak melarang tindakan munkar yang mereka perbuat. Sesungguhnya amat buruklah apa yang selalu mereka perbuat itu.” Qs. Al Maa’idah (5):79
Rasulullah SAW bersabda :
“Bukan dari golongan kami orang-orang yang tidak mengasihi yang muda dan tidak menghormati yang tua, serta tidak mengajak orang lain untuk berbuat baik dan melarang yang munkar.”
Kewajiban Mencegah Kemunkaran
Al-imam Abi Daud rhm meriwayatkan bahwa Abdullah Ibn Mas’ud r.a. mendengar Rasulullah SAW bersabda bahwa : “Sungguh demi Allah, hendaklah engkau benar-benar menyerukan yang ma’ruf dan benar-benar mencegah yang munkar, dan sungguh-sungguh menentang tangan-tangan yang zholim, dengan mengembalikannya kejalan yang benar, dan agar menjaganya selalu di jalan yang benar”
Dampak Bila Tidak Amar Ma’ruf Nahi Munkar
Firman Allah Subhanahu Wa Ta’ala:
“Dan peliharalah dirimu dari siksa yang tidak saja akan menimpa orang yang zholim diantara kamu. Dan ketahuilah bahwa Allah amat keras siksanya.” (QS. Al-Anfal 25)
Abu Bakar Ash-Shiddiq r.a. mendengar bahwa Rasulullah SAW bersabda :
“Sesungguhnya manusia jika mereka melihat orang yang berbuat zholim dan tidak mencegahnya, maka telah dekatlah azab Allah yang akan menimpa mereka seluruhnya” (HR At-Tirmidzi)
Aisyah r.a. berkata, “Rasulullah SAW. bersabda : “Penduduk sebuah desa yang berjumlah delapan belas ribu orang disiksa, padahal amal-amal mereka seperti amal para nabi. Para sahabat bertanya, ‘Ya Rasulullah, bagaimana hal itu bisa terjadi?’ Nabi SAW menjawab, ‘Mereka tidak pernah marah karena Allah Azza Wa Jalla, karena mereka tidak melakukan amar makruf dan nahi mungkar.”
Abu bakar Ash-Shiddiq r.a.: “Dan sesungguhnya aku mendengar Rasulullah SAW.bersabda (yang artinya): “Bila suatu kaum berbuat maksiat, sementara di antara mereka ada yang mampu menegur mereka, namun tidak dilakukannya, melainkan Allah akan menimpakan siksa-Nya secara merata atas mereka dari sisi-Nya.”
Firman Allah dan sabda Rasulullah tersebut diatas sering dikutip para ulama ketika menyikapi bencana alam Tsunami baru-baru ini di Aceh dan Nias. Dimana terbukti bahwa bencana itu menimpa semua orang secara merata baik orang mukmin ataupun tidak. Wallahu a’lam bis shawab.
Sikap Lembut Dalam Amar Ma’ruf Nahi Munkar
Firman Allah SWT :
“Serulah (manusia) ke jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik, dan bantahlah mereka dengan cara yang baik. Sesungguhnya Tuhanmu Dialah yang lebih mengetahui tentang siapa yang tersesat dari jalan-Nya, dan Dia lah yang lebih mengetahui tentang orang-orang yang mendapat petunjuk” (Qs An-Nahl 125)
“Maka disebabkan rahmat dari Allah maka kamu bersikap lemah-lembut terhadap mereka. Sekiranya kamu bersikap kasar tentulah mereka menjauhkan diri dari sekelilingmu. Karena itu maafkanlah mereka, mohonkan ampun bagi mereka, dan bermusyawarahlah dengan mereka dalam urusan itu. Kemudian apabila kamu telah membulatkan tekad maka bertawakallah kepada Allah. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertawakal kepada-Nya” (Qs Ali Imran 159)
Sikap Tegas Dalam Amar Ma’ruf Nahi Munkar
“Muhammad itu adalah utusan Allah, dan orang-orang yang bersama dengan dia adalah keras terhadap orang-orang kafir, tetapi berkasih sayang sesama mereka” (Qs Al-Fath 29)
“Hai orang-orang yang beriman, perangilah orang-orang kafir di sekitar (yang memusuhi) kamu, dan hendaklah mereka merasakan sikap tegas darimu, dan ketahuilah bahwa Allah beserta orang yang bertaqwa (Qs A-Taubah 123)
************ ********* ********* *******


 http://groups. yahoo.com group/Tauziyah/ message/12378
Bagian ke-3 dari 8 Bab, Tulisan Mengenai FPI
Sehubungan dengan banyaknya opini negatif selama ini mengenai Front Pembela
Islam (FPI), maka secara bersambung kami akan tampilkan penjelasan mengenai
FPI yang berisi ringkasan pokok dari buku “DIALOG FPI - Amar Ma’ruf Nahi
Munkar” karangan Habib Muhammad Rizieq Syihab (Ketua Umum FPI). Tulisan
ini terdiri dari 8 Bab. Mudah-mudahan tulisan singkat ini bisa memperjelas
latar belakang, tujuan berdirinya, prosedur standar kerja FPI dan strategi
umum operasionalnya. Siapa saja terbuka membaca tulisan ini, entah ia
mukmin, muslim, non-muslim, munafiq ataupun seorang musuh Islam. Semoga
kita semua diberi-Nya hidayah selalu. Amiin.
Mengapa Islam Perlu Dibela ?
Islam perlu dibela, dengan dalil-dalil antara lain :
“Hai orang-orang yang beriman, jadilah kamu penolong-penolong (agama)” (QS,
As Shaff, 14)
“Hai orang-orang yang beriman, jika kamu menolong (agama) Allah, niscaya
Dia akan menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu” . (QS, Surat Muhammad ayat
7)
“Sesungguhnya Allah pasti menolong orang yang menolong (agama) -Nya.
Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Kuat lagi Maha Perkasa” (QS, Al Hajj,
40)
Sayyid Quthb, dalam tafsir Qur’an Fi-Zhilalil Quran berpendapat bahwa
menolong Allah berarti menolong rasul Allah, agama Allah dan aturan Allah
dalam kehidupan ini. Jadi menolong Allah maksudnya menolong dan membela
agama-Nya, dengan cara menjalankan perintah-Nya dan meninggalkan segala
larangan-Nya semata-mata untuk mencari ridho Allah SWT.
Visi dan Misi FPI
FPI berpandangan (Visi FPI) bahwa penegakan amar ma’ruf nahi munkar adalah
satu-satunya solusi untuk menjauhkan kezholiman dan kemungkaran. FPI
berkeinginan untuk menegakkan amar ma’ruf nahi munkar secara kaffah
(sempurna) di semua segi kehidupan manusia, dengan tujuan menciptakan umat
sholihat yang hidup dalam baldah thoyyibah (negeri yang baik) dengan
limpahan keberkahan dan keridhoan Allah ‘Azza wa Jalla.
Misi FPI adalah penegakan amar ma’ruf nahi munkar untuk penerapan syariat
Islam secara kaffah.
Asas Perjuangan FPI
FPI adalah organisasi amar ma’ruf nahi munkar
Berdasarkan Islam
Beraqidahkan Ahlus Sunnah wal Jama’ah (berpegangh teguh pada Al
Qur’an dan As-Sunnah)
Pedoman Perjuangan FPI
FPI menggunakan Lima (5) Prinsip Perjuangan Islam yang pernah digunakan
Al-Imam Hasan Al-Banna rhm, sebagai pedoman perjuangan FPI, yaitu :
1. Allah SWT adalah Tuhan kami dan Dia lah tujuan kami
2. Muhammad Rasulullah SAW adalah teladan kami
3. Al Qur’an Karim adalah Imam kami (sumber segala sumber
hukum Islam)
4. Al-Jihad adalah jalan kami (jihad tenaga, jihad lisan,
jihad hati, jihad ibadah, jihad ilmu, jihad harta, jihad nafkah, dsbnya)
5. Asy-Syahadah (mati syahid) adalah cita-cita kami
Semboyan Perjuanga FPI
“Hidup Mulia atau Mati Syahid”
(Semboyan ini banyak digunakan aktivis pejuang Islam di seluruh dunia, dan
merupakan kata-kata yang diucapkan oleh Asy-Syahid Sayid Quthb beberapa saat
sebelum ajal menjemput di tiang gantungan oleh rezim diktator Jamal Abdun
Nashir)
Hidup mulia adalah hidup dengan iman dan taqwa, karena kemuliaan seseorang
ditentukan oleh tingkat ketaqwaannya. Allah SWT menegaskannya dalam QS 49,
Al Hujarat ayat 13 : “Sesungguhnya orang yang paling mulia di antara kamu di
sisi Allah ialah orang yang paling bertakwa di antara kam”
Hidup mulia dan Mati Syahid adalah 2 hal yang menyatu saling menyempurnakan.
Artinya, seorang muslim tak akan hidup mulia jika tak berharap syahid, dan
ia mustahil mendapatkan syahid jika ia hidup tak mulia.
Motto Perjuangan FPI
Motto manajemen strategi perjuangan FPI adalah :
‘Haq (kebenaran) tanpa sistem dikalahkan Bathil dengan sistem’
Maknanya :
Kebathilan pada prinsipnya lemah, tapi kalau diatur secara sistematis dan
terorganisasi dengan baik, maka kebathilan akan muncul dalam bentuk yang
kuat dan kokoh
Teknis perjuangan untuk menegakkan kebenaran (Haq) memerlukan organisasi
yang rapi dan sistematis.
Bathil yang kokoh (sistematis dan terorganisasi) dapat dikalahkan oleh
Haq (kebenaran) yang juga kokoh (sistematis dan terorganisasi) .
Haq (kebenaran) yang tidak terorganisasi akan mudah dikalahkan oleh
kebathilan yang terorganisasi.
************ ********* ********* *******
 http://groups. yahoo.com group/Tauziyah/ message/12428
Mengenal perjuangan FPI Bab 4 dari 8 bab
Bagian ke-4 dari 8 Bab, Tulisan Mengenai FPI
Sehubungan dengan banyaknya opini negatif selama ini mengenai Front Pembela Islam (FPI), maka secara bersambung kami akan tampilkan penjelasan mengenai FPI yang berisi ringkasan pokok dari buku “DIALOG FPI - Amar Ma’ruf Nahi Munkar” karangan Habib Muhammad Rizieq Syihab (Ketua Umum FPI). Tulisan ini terdiri dari 8 Bab. Mudah-mudahan tulisan singkat ini bisa memperjelas latar belakang, tujuan berdirinya, prosedur standar kerja FPI dan strategi umum operasionalnya. Siapa saja terbuka membaca tulisan ini, entah ia mukmin, muslim, non-muslim, munafiq ataupun seorang musuh Islam. Semoga kita semua diberi-Nya hidayah selalu. Amiin.
Lima Doktrin Perjuangan FPI
1. Diperlukan niat yang benar-benar ikhlas.
Yaitu niat membela agama Allah karena untuk mencari keridhaan Allah SWT, semuanya karena Allah tidak menuntut balasan dan ganjaran di dunia, apalagi sampai mengharapkan pujian atau upah di dunia.
“Sesungguhnya amal perbuatan itu harus dengan niat. Dan sesungguhnya (ganjaran) bagi setiap orang itu didasarkan niatnya” (Sabda Rasulullah dalam sebuah hadits)
2. Mulailah dari diri sendiri
Rasulullah bersabda, “Mulailah dari diri sendiri”. Maksudnya sebelum kita melakukan amar ma’ruf nahi munkar, maka mulailah kita mengajak diri kita sendiri untuk mulai melakukan kebaikan-kebaikan. Ajaklah diri kita sendiri untuk belajar menghindarkan kemungkaran dan perbuatan buruk lainnya yang dilarang agama.
Diperlukan NIAT dan USAHA yang tulus untuk memperbaiki diri sebelum kita mengajak orang lain kepada kebaikan. Namun bukan berarti orang yang belum baik tidak boleh melakukan amar ma’ruf nahi munkar, karena yang penting syaratnya ia telah tobat dan berjanji untuk memperbaiki diri.
Perhatikan dengan baik firman Allah SWT dalam QS, As Shoff ayat 2 dan 3 : “Hai orang-orang yang beriman, mengapa kamu mengatakan apa yang tidak kamu perbuat? Amat besar kebencian di sisi Allah bahwa kamu mengatakan apa-apa yang tiada kamu kerjakan.”
Atau firman Allah SWT (Al Quran, Al Baqarah, 44) : “Mengapa kamu suruh orang lain (mengerjakan) kebajikan, sedang kamu melupakan diri (kewajiban) mu sendiri, padahal kamu membaca Al Kitab? Apakah engkau sekalian tidak berpikir?”
3. Berani Untuk Mengatakan Yang Benar
Rasulullah SAW bersabda, “Katakanlah yang haq (kebenaran) walaupun pahit akibatnya”. (HR Ahmad).
Kebathilan pasti akan sirna dari hadapan kita selama ada orang yang melawannya, dan jadilah kita sebagai orang yang terdepan (yang paling berani) mengatakan kebenaran.
4. Siap Mengorbankan Nyawa dan Harta
Diperlukan keberanian dalam menegakkan kebenaran. Keberanian (yang tidak konyol) hanya ada bila kita telah memiliki niat yang ikhlas dan keyakinan yang sangat kuat bahwa Allah SWT pasti akan membantu kita. Ingatlah selalu firman Allah SWT setiap kali hati kita mulai was-was, yaitu : ‘Hai orang-orang yang beriman, jika kamu menolong (agama) Allah, niscaya Dia akan menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu’ . (QS, Surat Muhammad ayat 7)
Pengorbanan harta telah disinggung dalam beberapa hadits dan Qur’an, antara lain dalam Qur’an, Allah berfirman : “Allah meninggikan orang-orang yang berjihad dengan harta dan jiwanya atas orang-orang yang duduk sebesar satu derajat” (QS, An-Nisa 4:95)
Pengorbanan fisik dan bahkan nyawa merupakan resiko lain yang dihadapi. Namun ingatlah bahwa kematian pasti akan datang dengan cara dan waktu yang telah ditakdirkan oleh Allah SWT. Manusia tidak pernah tahu kapan ia mati, bisa saja ia mati ketika sedang tidur, sedang di kendaraan atau lagi berperang. Khalid bin Walid, salah seorang pejuang syahid yang memimpin banyak perang di zaman Rasulullah dan para sahabat selalu memimpikan agar ia bisa mati di medan perang untuk mati sebagai syuhada. Tapi Allah SWT telah menentukan rencana-Nya sendiri dan mewafatkan Khalid dengan tenang di tempat tidur di rumahnya sendiri.
5. Keyakinan Akan Datangnya Pertolongan Allah SWT
Dalam menyerukan orang lain agar menjauhi perbuatan buruk (munkar) kita pasti akan menghadapi kesukaran dan resiko, misalnya penolakan keras dari musuh kita. Hal ini sering menimbulkan rasa takut dan was-was. Allah SWT berfirman : “Janganlah kamu berhati lemah dalam mengejar mereka (musuhmu). Jika kamu menderita kesakitan, maka sesungguhnya mereka pun menderita kesakitan (pula), sebagaimana kamu menderitanya, sedang kamu mengharap dari Allah apa yang tidak mereka harapkan. Dan adalah Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana”. (QS, An-Nisa 104)
Ayat ini mengisyaratkan bahwa bila kita memperjuangkan dan membela agama Allah, maka :
- jika kita lelah melawan musuh, maka musuh juga akan dibuat lelah oleh Allah.
- jika kita khawatir melawan musuh, maka Allah juga menanamkan rasa khawatir yang sama pada diri mereka.
- Jika kita menghabiskan waktu dan uang untuk melawan musuh, maka musuhpun akan mengalami kerugian waktu dan uang yang sama derajatnya
- Jika musuh men-teror, mengancam dan mengganggu kita, maka sebenarnya Allah juga telah menanamkan rasa tertekan dan takut yang sama pada diri musuh kita.
Di surat An-Nisa ayat 76, Qur’an mempertegas lemahnya kondisi musuh Islam yang sedang kita perangi, yaitu, “Orang-orang yang beriman berperang di jalan Allah, dan orang-orang yang kafir berperang di jalan thaghut (jalan syeitan), sebab itu perangilah kawan-kawan setan itu, karena sesungguhnya tipu daya setan itu adalah lemah”.
Kedua ayat diatas menunjukkan bahwa Allah akan menanamkan kesusahan, kelemahan dan rasa ketakutan (jiwa pengecut) yang luar biasa dalam diri musuh Islam, namun hal ini memerlukan persyaratan, yaitu :
1. perjuangan kita harus ikhlas (berjuang karena Allah)
2. memiliki keyakinan yang kuat bahwa Allah pasti akan membantu kita (ingat surat Muhammad ayat 7, ‘Hai orang-orang yang beriman, jika kamu menolong (agama) Allah, niscaya Dia akan menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu’ . (QS, Surat Muhammad ayat 7)
Namun harus diingat, sebaliknya pertolongan Allah tidak akan datang bila kita tidak ikhlas (misalnya marah membabibuta atau karena mengharap imbalan dunia) dan bila kita ragu-ragu dan kurang yakin akan pertolongan dari Allah (kurang beriman).
************ ********* ********* *******
 http://groups. yahoo.com group/Tauziyah/ message/12442
Mengenal Perjuangan FPI Bab 5 dari 8 bab
Bagian ke-5 dari 8 Bab, Tulisan Mengenai FPI
Sehubungan dengan banyaknya opini negatif selama ini mengenai Front Pembela Islam (FPI), maka secara bersambung kami akan tampilkan penjelasan mengenai FPI yang berisi ringkasan pokok dari buku “DIALOG FPI - Amar Ma’ruf Nahi Munkar” karangan Habib Muhammad Rizieq Syihab (Ketua Umum FPI). Tulisan ini terdiri dari 8 Bab. Mudah-mudahan tulisan singkat ini bisa memperjelas latar belakang, tujuan berdirinya, prosedur standar kerja FPI dan strategi umum operasionalnya. Siapa saja terbuka membaca tulisan ini, entah ia mukmin, muslim, non-muslim, munafiq ataupun seorang musuh Islam. Semoga kita semua diberi-Nya hidayah selalu. Amiin.
Dasar Hukum Perjuangan FPI
Dasar hukum perjuangan FPI dalam menegakkan amar ma’ruf nahi munkar adalah tunduk pada syariat Islam. Sedangkan kepada hukum negara, FPI akan tunduk sepanjang tidak berbenturan dengan ajaran agama Islam.
Bila menghadapi peraturan dan undang-undang negara yang bertolak belakang dengan syariat Islam, maka FPI dalam perjuangannya akan berusaha untuk menyiasatinya hingga terhindar dari jebakan melawan hukum negara, sambil terus berjuang merubah segala ketentuan hukum yang sesat lagi menyesatkan menuju ke arah yang lebih Islami. Ini adalah kewajiban.
Manfaat Keberadaan FPI Di Tengah Masyarakat Muslim Indonesia
1. Sebagai dukungan dan dorongan pada aparat (pemerintah, kepolisian & hukum) dalam program dan pelaksanaan tugasnya yang berkaitan dengan amar ma’ruf nahi munkar.
2. Sebagai kontrol sosial agar aparat (pemerintah, kepolisian & hukum) bisa melaksanakan tugasnya dengan baik, tidak lalai dan tidak sewenang-wenang
3. Sebagai tekanan yang berpengaruh besar agar pelaku maksiat tidak bebas bergerak di Indonesia
4. Sebagai wakil dari masyarakat muslim yang peduli terhadap penegakan amar ma’ruf nahi munkar di Indonesia
Karakteristik Perjuangan FPI
Karakteristik perjuangan FPI tercermin dalam 7 sikap :
1. Berani dan Tegas
Berani dalam menyampaikan pendapat, mengoreksi kesalahan, memberi solusi dan melakukan aksi. Tegas dalam mengambil keputusan, memegang prinsip, melawan kezholiman dan memerangi kemungkaran.
Seperti sabda Rasulullah SAW, “Katakanlah yang haq (kebenaran) walaupun pahit akibatnya”. (HR Ahmad).
Allah SWT berfirman, “Hai orang-orang yang beriman, barang siapa di antara kamu yang murtad dari agamanya, maka kelak Allah akan mendatangkan suatu kaum yang Allah mencintai mereka dan mereka pun mencintai-Nya, yang bersikap lemah lembut terhadap orang yang mukmin, yang bersikap keras terhadap orang-orang kafir, yang berjihad di jalan Allah, dan yang tidak takut kepada celaan orang yang suka mencela. Itulah karunia Allah, diberikan-Nya kepada siapa yang dikehendaki- Nya, dan Allah Maha Luas (pemberian-Nya) lagi Maha Mengetahui. (QS, Al Maidah, 54)
2. Semangat dan militan
Ciri seorang militan adalah berjuang dengan ikhlas tanpa keluh kesah, tidak mengharapkan bayaran di dunia, tidak mengeluh karena lapar, siap mengeluarkan uang pribadinya untuk perjuangan hingga siap mengorbankan nyawanya untuk perjuangan. Menurut Habib Rizieq dalam bukunya “Amar Ma’ruf Nahi Munkar” dikatakan bahwa kebanyakan anggota FPI berasal dari golongan akar rumput. Mereka kalangan lemah yang biasa hidup susah dan menderita, namun semangat juang untuk ama ma’ruf nahi munkar sungguh luar biasa. Sehubungan dengan itu beliau mengutip beberapa hadits sbb :
Rasulullah SAW bersabda, “Sesungguhnya Allah akan memenangkan umat ini dengan golongan lemahnya, lewat doa, shalat dan keikhlasan mereka” (dari Sa’ad Ibn Abi Waqqa ra., HR. Imam as-Suyuthi)
Rasulullah SAW bersabda, “Tidaklah engkau sekalian dimenangkan dan diberi rezeki melainkan karena orang-orang lemah kalin” (HR. Bukhari)
3. Sabar dan Tabah
Menjadi anggota FPI berarti siap menghadapi berbagai kesulitan, mulai dari fitnah, ancaman teror, penganiayaan, bahkan penculikan dan pembunuhan. Namun nyatanya pengalaman ini tidak menyurutkan langkah para laskar, bahkan dari hari ke hari anggota FPI bertambah terus dari berbagai penjuru.
Rasulullah SAW bersabda, “Akan datang kepada manusia suatu zaman yang seorang penyabar diantara mereka terhadap urusan agamanya seperti orang yang menggenggam bara api” (HR. Tirmidzi)
4. Mandiri dan Independen
Kemandirian dan independensi dalam FPI tercermin dalam antara lain :
- Setiap anggota berjuang dengan biaya dan resiko masing-masing. Seseorang yang sedang berjuang menegakkan amar ma’ruf nahi munkar berarti ia melakukannya karena Allah SWT bukan karena perintah pimpinan atau keputusan organisasi FPI. Peran FPI hanya menertibkan dan membantu sedapat mungkin agar sepak terjang anggotanya berjalan sesuai aturan hukum negara dan agama. Setiap aktivis harus tahu bagaimana cara berjuang yang benar dan siap menanggung sendiri resiko atas apapun yang terjadi. Ia berjuang karena Allah SWT, bertanggungjawab kepada Allah SWT bukan kepada pimpinan dan organisasinya. Ketika seorang aktivis terjerat hukum maka ia harus siap menanggung sendiri tanggungjawab hukum dan moral atas apa yang ia lakukan, dengan tidak melibatkan aktivis lainnya, baik kawan atau pimpinan. Namun FPI membantu secara moril dan bantuan penasihat hukum (pengacara) secara gratis.
- Secara organisasional setiap cabang FPI bersifat mandiri, baik swadaya secara ekonomi, dan swabina dalam membina aktifitasnya cabangnya. DPP (Pusat) - FPI secara organisasional melakukan pemberdayaan dan pembinaan menyeluruh untuk memelihara kelancaran komunikasi organisasi. DPP-FPI akan turun tangan secara organisasional hanya bila ada penyimpangan fatal dari maksud dan tujuan organisasi yang tak terselesaikan di tingkat daerah.
5. Substansial Formalitas
Sikap ini dianut oleh FPI, dimana FPI memandang bahwa syariat Islam harus diikuti dan dijadikan pedoman secara kaffah (sempurna). Islam sebagai aqidah, syariat dan akhlak sudah bersifat syamil (universal) dan kamil (sempurna) dan tidak boleh dirubah atau disesuaikan dengan kondisi setempat atau kondisi masyarakat yang ada.
6. Kompromis Dialogis
FPI sangat menjunjung tinggi musyawarah, baik internal maupun eksternal, dalam pengambilan sikap dan keputusan. Tentunya itu semua selama tidak bertentangan dengan batas-batas syariat agama.
7. Tradisionalis Moderat
Loyalitas yang ingin dibangun FPI adalah loyalitas kepada Islam, bukan loyalitas kepada organisasi (FPI) atau figur. Artinya selama organisasi dan figur pimpinannya berjalan sesuai dengan syariat Islam maka wajib kita taati dan patuhi, tapi tidak sebaliknya.
Sebagai bagian dari masyarakat, aktivis FPI harus membaur dengan masyarakat sekitarnya, menghormati para ulama, pemimpin formal masyarakat dan tetangga, selama mereka tidak melanggar syariat Islam.
************ ********* ********* *******
 http://groups. yahoo.com group/Tauziyah/ message/12492
Mengenal Perjuangan FPI, Bab 6 dari 8 bab
Bagian ke-6 dari 8 Bab, Tulisan Mengenai FPI
Sehubungan dengan banyaknya opini negatif selama ini mengenai Front Pembela Islam (FPI), maka secara bersambung kami akan tampilkan penjelasan mengenai FPI yang berisi ringkasan pokok dari buku “DIALOG FPI - Amar Ma’ruf Nahi Munkar” karangan Habib Muhammad Rizieq Syihab (Ketua Umum FPI). Tulisan ini terdiri dari 8 Bab. Mudah-mudahan tulisan singkat ini bisa memperjelas latar belakang, tujuan berdirinya, prosedur standar kerja FPI dan strategi umum operasionalnya. Siapa saja terbuka membaca tulisan ini, entah ia mukmin, muslim, non-muslim, munafiq ataupun seorang musuh Islam. Semoga kita semua diberi-Nya hidayah selalu. Amiin.
Mekanisme Perjuangan FPI
Mekanisme yang disebutkan dibawah ini hanya ringkasan. Sumber aslinya yaitu buku “DIALOG FPI - Amar Ma’ruf Nahi Munkar” oleh Al-Habib Muhammad Rizieq, berisi penjabaran yang sangat rinci, yaitu dari halaman 242 hingga 329.
Pola juang FPI dalam menegakkan amar ma’ruf nahi munkar, hendaknya berpedoman pada mekanisme (langkah-langkah proses kerja) sbb :
1. Kasus amar ma’ruf anhi munkar yang akan diperjuangkan terlebih dahulu harus dikaji berdasarkan syariat Islam oleh para ahlinya.
2. Kasus diusahakan diselesaikan terlebih dahulu dengan menempuh prosedur hukum formal negara yang berlaku, melalui :
- Menghimpun fakta sebagai bukti hukum
- Menghimpun dukungan konkrit masyarakat sekitar
- Pelaporan dan tuntutan ke seluruh instansi negara yang berwenang
1. Penggunaan dan pemanfaatan kekuatan umat saat prosedur menemui jalan buntu
Bila prosedur hukum formal negara menemui jalan buntu dan bila penegakan ama ma’ruf nahi munkar sudah mesti ditegakkan, dan bila berbagai pertimbangan sudah dilakukan dengan cermat dan sesuai syariat, maka FPI akan mengambil tindakan tegas dengan melibatkan segenap komponen umat.
Pola Juang FPI Disesuaikan Dengan Kondisi Wilayah Setempat
Ada 2 macam jenis pengelompokan wilayah yang dibedakan berdasarkan sikap masyarakat setempat dalam menyikapi keberadaan maksiat atau kemungkaran di wilayahnya, yaitu :
1. Wilayah Aksi Amar Ma’ruf
Yaitu wilayah padat maksiat dan didukung oleh masyarakat sekitarnya, atau setidaknya masyarakat sekitar tidak merasa terganggu dengan kemaksiatan yang ada.
Aksi yang harus dilakukan di wilayah seperti ini adalah kegiatan dakwah dan menyadarkan umat terlebih dahulu.
Tertib Aksi Amar Ma’ruf antara lain berpedoman pada firman Allah SWT, “Serulah (manusia) kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik dan bantahlah mereka dengan cara yang baik. Sesungguhnya Tuhanmu Dialah yang lebih mengetahui tentang siapa yang tersesat dari jalan-Nya dan Dialah yang lebih mengetahui orang-orang yang mendapat petunjuk” (QS, An-Nahl, 16:125).
Dengan demikian dalam Tertib Aksi Amar Ma’ruf harus berdasarkan urutan :
Berdakwah dengan hikmah (ilmu dan amal)
Berdakwah dengan nasihat yang baik
Berdakwah dengan dialog dan diskusi
2. Wilayah Aksi Nahi Munkar
Yaitu wilayah padat maksiat dan ditolak oleh masyarakat setempat atau setidaknya masyarakat diresahkan dan merasa terganggu dengan keberadaan tempat maksiat tersebut.
Aksi yang harus dilakukan di wilayah semacam ini adalah mendorong dan membantu masyarakat setempat secara optimal untuk menindak tegas segala kemaksiatan yang ada. Peran FPI di wilayah semacam ini sebagai pelayan umat dalam melakukan nahi munkar.
Tertib Aksi Nahi Munkar yang digariskan FPI dijelaskan secara khusus dalam bab berikutnya.
************ ********* ********* *******
 http://groups. yahoo.com group/Tauziyah/ message/12629
Mengenal Perjuangan FPI (bab 7 dari 8 bab)
Bagian ke-7 dari 8 Bab, Tulisan Mengenai FPI
Sehubungan dengan banyaknya opini negatif selama ini mengenai Front Pembela Islam (FPI), maka secara bersambung kami akan tampilkan penjelasan mengenai FPI yang berisi ringkasan pokok dari buku “DIALOG FPI - Amar Ma’ruf Nahi Munkar” karangan Habib Muhammad Rizieq Syihab (Ketua Umum FPI). Tulisan ini terdiri dari 8 Bab. Mudah-mudahan tulisan singkat ini bisa memperjelas latar belakang, tujuan berdirinya, prosedur standar kerja FPI dan strategi umum operasionalnya. Siapa saja terbuka membaca tulisan ini, entah ia mukmin, muslim, non-muslim, munafiq ataupun seorang musuh Islam. Semoga kita semua diberi-Nya hidayah selalu. Amiin.
Tertib Aksi FPI Dalam Nahi Munkar
Tertib Aksi FPI dalam Nahi Munkar antara lain berpedoman pada hadits Rasulullah SAW,
“Barang siapa diantara kamu melihat suatu kemunkaran maka hendaklah ia merubahnya dengan tangannya, dan jika ia tak mampu maka dengan lisannya, dan jika ia tak mampu juga maka dengan hatinya, dan itulah selemah-lemah iman” (HR Muslim dan Ibn Majah)
Hadits tersebut mengandung pengertian bahwa :
1. Mencegah kemungkaran berlaku bagi setiap kaum muslimin, karenanya dalam hadits tsb disebutkan “Barang siapa”. Apalagi kemungkaran sangat banyak jenis dan tingkatannya serta banyak pelakunya, maka pencegahannya tidak mungkin hanya dilakukan oleh ulama atau aparat pemerintah saja. Sudah menjadi kewajiban setiap muslim yang beriman untuk ikut mencegah kemungkaran.
2. Mencegah kemungkaran bukanlah pilihan langkah (alternatif) tindakan, melainkan urutan langkah tindakan, karena jelas dikatakan “jika ia tak mampu” maka pindah ke langkah berikutnya. Jadi bukan pilihan antara menggunakan tangan, lisan atau hati. Untuk mencegah kemungkaran pertama-tama harus dimulai dengan menggunakan ‘tangan’nya, dan selama ia mampu maka ia tak boleh meninggalkan langkah pertama tersebut. Inilah yang disebut dengan istilah Tertib Langkah, dan bukan pilihan langkah.
Perlu dicatat, bahwa ketika seseorang siap menggunakan ‘tangan’nya maka sebenarnya hati dan lisannya sudah lebih dulu melakukan perlawanan (terhadap kemungkaran) . Penggunaan lisan dan hati sebelum turunnya ‘tangan’ merupakan semangat Islam dalam mengedepankan kelembutan (musyawarah) sebelum ketegasan.
3. Mencegah kemungkaran dengan ‘tangan’ adalah dalam makna hakiki, maksudnya adalah ‘tangan’ ulama, ‘tangan’ umara (aparat hukum), dan ‘tangan’ semua umat Islam. Artinya siapapun yang memiliki ‘tangan’ (pengaruh / tekanan / tenaga / kekuatan) untuk merubah kemungkaran maka ia harus menggunakannya. Pengertian ‘tangan’ tidak bisa diganti dengan ‘kekuasaan’ dalam arti kekuasaan / jabatan polisi terhadap rakyatnya atau pimpinan terhadap bawahannya atau orangtua terhadap anaknya. Pengertian ‘tangan’ juga jangan hanya diartikan ‘fisik’, yang berarti boleh segera menyerang secara fisik untuk suatu kemungkaran. Pengertian ‘tangan’ berarti pengaruh (wibawa, kharisma, kekuasaan, kekuatan hukum) yang bisa kita gunakan untuk menekan seseorang / sekelompok orang. Penggunaan ‘tangan’ sebagai tenaga dan kekuatan fisik yang kita miliki dapat kita gunakan bila musyawarah dan tekanan-tekanan yang sudah kita lakukan menemui jalan buntu, itupun ada prosedurnya.
Secara prosedur, maka Tertib Aksi Nahi Munkar FPI harus melalui tahapan aksi sbb :
1. Nahi Munkar dengan ‘tangan’ , yaitu berupa pengaruh dan tekanan yang mampu kita gunakan, kekuasaan, tenaga, dan / atau kekuatan fisik yang kita miliki untuk menjauhkan kemungkaran dari masyarakat. Seperti telah dijelaskan diatas, bahwa bila kita telah siap / berani untuk menggunakan ‘tangan’ berarti otomatis kita siap juga dengan ‘lisan’ dan ‘hati’ kita. Penggunaan ‘lisan’ (sebelum ‘tangan’ kita gunakan) adalah bagian dari semangat dari mengedepankan musyawarah. Bila penggunaan ‘lisan’ (musyawarah) menemui jalan buntu maka kita kembali menggunakan ‘tangan’ kita yang telah kita siapkan sejak awal.
2. Nahi Munkar dengan ‘lidah’ , yaitu berupa ucapan, nasihat, teguran, musyawarah dan pendekatan untuk mengajak masyarakat menjauhi kemungkaran
3. Nahi Munkar dengan ‘hati’ , yaitu berupa pernyataan hati atau pernyataan sikap internal FPI untuk menolak suatu kemungkaran. Sifat penolakan ‘hati’ ini kadangkala terpaksa harus kita ambil manakala kita menghadapi suatu dilema berat, dimana bila ‘tangan’ kita gunakan maka diperkirakan mafsadah (kerusakan) nya akan lebih besar daripada maslahat (kebaikan) yang bakal kita peroleh. Bab berikut dibawah ini pedoman yang akan memperjelas kapan penggunaan ‘tangan’ boleh dilakukan.
Persyaratan Yang Harus Dipenuhi Sebelum Sikap ‘Tegas’ Dilakukan
1. Kemungkaran yang ada disepakati sebagai sesuai yang haram
2. Kemungkaran yang ada harus jelas dan nyata, terlihat dan bisa dibuktikan
3. Kemungkaran tersebut tidak bisa lagi dihadapi dengan kelembutan (musyawarah)
4. Tindakan tegas dan keras terhadap kemungkaran tersebut tidak menimbulkan mudharat yang lebih besar dan mafsadah yang lebih parah.
************ ********* ********* *******
 http://groups. yahoo.com group/Tauziyah/ message/12668
Mengenal Perjuangan FPI (Bab 8 dari 8 bab)
Bagian ke-8 dari 8 Bab, Tulisan Mengenai FPI
Sehubungan dengan banyaknya opini negatif selama ini mengenai Front Pembela Islam (FPI), maka secara bersambung kami akan tampilkan penjelasan mengenai FPI yang berisi ringkasan pokok dari buku “DIALOG FPI - Amar Ma’ruf Nahi Munkar” karangan Habib Muhammad Rizieq Syihab (Ketua Umum FPI). Tulisan ini terdiri dari 8 Bab. Mudah-mudahan tulisan singkat ini bisa memperjelas latar belakang, tujuan berdirinya, prosedur standar kerja FPI dan strategi umum operasionalnya. Siapa saja terbuka membaca tulisan ini, entah ia mukmin, muslim, non-muslim, munafiq ataupun seorang musuh Islam. Semoga kita semua diberi-Nya hidayah selalu. Amiin.
Persyaratan Anggota FPI
Dalam menegakkan amar ma’ruf nahi munkar, Imam Ghozali berpendapat bahwa umat Islam manapun bisa melakukannya karena anjuran Rasulullah untuk itu ditujukan kepada umat Islam (muslimin). Namun untuk FPI, secara keorganisasian dan demi menjaga kemurnian perjuangan dan menghindari penyusupan, maka FPI mensyaratkan hal dibawah ini bagi calon anggotanya :
1. Seorang muslim yang baik
2. Baik iman dan taqwa nya
3. Baik moral dan akhlaknya
4. Baik niat dan amalnya
5. Baik pengetahuannya mengenai amar ma’ruf nahi munkar (termasuk ilmu halal dan haram)
6. Sepengetahuan dan seizin orang tuanya (sesuai dengan pesan Rasulullah SAW dalam sebuah hadits)
7. Memiliki pengetahuan umum yang cukup memadai
TANTANGAN Yang Dihadapi Dalam Menegakkan Amar Ma’ruf Nahi Munkar
Menegakkan amar ma’ruf Nahi Munkar adalah ibadah agama yang berat tantangannya. Janji pahala yang Allah berikan sangat besar, tapi godaan syeitan juga sangat besar. Beberapa tantangan yang dihadapi seorang pejuang Amar Ma’ruf Nahi Munkar antara lain adalah :
1. Pengorbanan harta (uang) dan waktu (dari keluarga) untuk perjuangannya
2. Pengorbanan tenaga, fisik hingga (paling tinggi) nyawa kita
3. Seorang pembela agama Allah juga siap untuk menghadapi ancaman fisik dan teror dari pihak musuh.
4. Tingkat godaan syeitan yang dihadapinya juga semakin berat. Berbagai cara dilakukan syeitan untuk melemahkan semangat kita, seperti :
perasaan was-was (takut), misalnya takut lelah, takut terluka, takut mati, takut miskin (takut habis duit), takut diancam orang, dan sebagainya
perasaan ujub, sombong dan riya’, misalnya ingin dipuji sebagai pahlawan pembela Islam
perasaan tidak sabar, gampang marah dan emosional, sehingga kita terpedaya oleh syeitan seolah-olah kita sedang membela agama Allah padahal kita sedang emosi (marah), sedangkan marah adalah sahabat syeitan.
IKHLAS DAN SABAR Dalam Berjuang
Seorang salafus sholihin pernah menasihati anak-anaknya, “Apabila seseorang dari kalian hendak melakukan amar ma’ruf nahi munkar, hendaklah ia memantapkan diri untuk bersabar dan meyakini datangnya pahala (dan perlindungan) dari Allah. Sebab, barang siapa yakin akan pahala (dan perlindungan) dari Allah SWT, maka ia tidak akan pernah khawatir akan timbulnya gangguan atas dirinya”. (dikisahkan dalam buku Ihya Ulumuddin, Imam Ghozali)
Allah memuji orang yang sabar dalam menegakkan amar ma’ruf nahi munkar. Firman Allah SWT :
“Dan orang-orang yang sabar dalam kesempitan (musibah), penderitaan (kesulitan ekonomi) dan dalam peperangan. Mereka itulah orang-orang yang benar (imannya); dan mereka itulah orang-orang yang bertakwa”. (QS Al Baqarah, 177)
Allah menjanjikan kemenangan bagi orang yang bersabar, Firman-Nya :
“Jika kamu bersabar dan bersiap siaga dan mereka datang menyerang kamu dengan seketika itu juga, niscaya Allah menolong kamu dengan lima ribu Malaikat yang memakai tanda. (QS, Ali Imran, 125)
Luruskan niat dan bersabarlah dalam menegakkan amar ma’ruf nahi munkar, bersabarlah dengan segala cobaan dan sikap musuh kita, karena Allah telah memberikan janji-Nya bahwa Ia akan menguatkan kedudukan kita kalau kita ikhlas menegakkan amar ma’ruf nahi munkar.
Firman Allah SWT :
“Hai orang-orang yang beriman, jika kamu menolong (agama) Allah, niscaya Dia akan menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu” . (QS, Surat Muhammad ayat 7)
“Sesungguhnya Allah pasti menolong orang yang menolong (agama) -Nya. Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Kuat lagi Maha Perkasa” (QS, Al Hajj, 40)
Janji Allah SWT Bagi Yang Mendukung Seorang Pejuang Pembela Allah
fpi-banner.jpg
Dari Zaid Ibn Khalid r.a, sesungguhnya Rasulullah SAW bersabda, “Barang siapa mempersiapkan (membiayai / mendukung) orang yang berjuang di jalan Allah, maka ia sama dengan yang berjihad, dan barang siapa tidak bisa berangkat jihad karena harus menjaga keluarga orang yang sedang berjihad maka ia sama dengan berjihad” (HR Bukhari -Muslim)

Sejarah lazada.co.id

Mengulik Sejarah Jejak Perjalanan Lazada Indonesia

Lazada.co.id The Fastest Growing e-Commerce in Indonesia – Keberhasilan sistem perdagangan online (eCommerce) di Indonesia tidak lepas dari antusiasme masyarakat Indonesia yang mendambakan sebuah kepraktisan dalam berbelanja. Lazada.co.id adalah salah satu toko online terbaik tanah air yang hadir dengan konsep produk yang lengkap dan kemudahan belanja online pesan antar. Adalah sebuah perjalanan yang menabjubkan bagi Lazada.co.id dan orang-orang dibelakanganya yang membuat Lazada menjadi besar seperti sekarang.
Bayangkan saja, Dalam kurun waktu satu tahun, Lazada.co.id kini telah menjadi toko online terbesar di Indoneia. Wajar bila banyak yang menjuluki Lazada.co.id sebagai “The Fastest Growing e-commerce inIndonesia”, Mari kita simak sejarah perjalan Lazada.co.id di dunia e-commerce tanah air.
28 12 2012 timeline Mengulik Sejarah Jejak Perjalanan Lazada Indonesia
Januari 2012 – Rocket Internet yang bermarkas di Berlin, Jerman mendirikan sebuah kantor di ibukota indonesia, Jakarta. Saat itu Rocket Internet baru memperkerjakan 4 orang karyawan di Lazada.
15 Maret 2012 -  Website Lazada.co.id diluncurkan pada bulan Maret 2012, bukan hanya di Indonesia saja namun di Philipina, Thailand, Malaysia, Vietnam dan menjadikan Lazada sebagai toko online yang kini tidak asing lagi di telinga setiap orang di wilayah Asia Tenggara. Tepatnya pada tanggal 15 Maret lazada.co.id terbuka untuk umum, dengan 4 kategori utama dan 4.000 produk didalamnya.
22 Maret – Selang satu minggu setelah peluncuran, lazada.co.id mendapatkan pelanggan pertamanya, yang kemudian memberikan testimoni pada sebuah interview mengenai kepuasaanya berbelanja di lazada.co.id.
April 2012 - Dengan pelayanan terbaik dari segi kelengkapan produk, pelayanan, dan kelengkapan sistem pembayaran termasuk COD, dalam jangka waktu satu bulan setelah peluncuran, jumlah pelanggan lazada.co.id telah mencapai 1000 pelanggan.
Juni 2012 -  Semakin banyaknya ragam produk yang dijual di lazada.co.id, Membuat Lazada membuka kantor baru yaitu sebuah warehouse dan pusat distribusi, kantor terbaru ini menampung dengan baik tiap produk yang tampil pada website dan mengatur tiap pemesanan pelanggan dengan teliti sehingga kemungkinan kesalahan pengiriman kecil terjadi.
LAZADA Indonesia Belanja Online Mengulik Sejarah Jejak Perjalanan Lazada Indonesia
Agustus 2012 – Berkat keseriusan dan kerja keras seluruh karyawan dibelakang Lazada, pada bulan Agustus lazada.co.id menjadi top 100 website di Indonesia! Dibulan ini pula Lazada telah memiliki 200 karywan.
September 2012 – Berkat cepatnya perkembangan lazada.co.id yang diiringi dengan atusiasme masyarakat Indonesia terhadap sistem belanja online, pada bulan sepember Lazada.co.id telah menduduki top 70 website di Indonesia.
14 September 2012 – JP Morgan Asset Management mengkonfrimasi investasi terhadap jaringan LAZADA Asia Tenggara. CEO LAZADA Regional Asia Tenggara, Maximilian Bittner menyatakan, “Kami sangat merasa terhormat untuk menyambut JP. Morgan untuk menjadi investor kami dan tentunya sangan bahagia bergabung dengan investor dengan berbagi visi dan kepercayaan akan potensi besar wilayah yang berpopulasi besar dengan mereplikasi perilaku berbelanja online di negara maju.” (Kutipan Wikipedia).
8 Oktober 2012 – Peka dengan perkembangan trend di Indonesia, pada 8 oktober lazada.co.id menjadi trending topic #2 di sosial Twitter dengan campaign hastag #Bringmeto1D. Dalam campaign One Direction ini Lazada bekerjasama dengan SonyMusic untuk memberangkatkan beberapa pelanggan Lazada.co.id untuk bertemu dengan One Direction.
one direction lazada indonesia Mengulik Sejarah Jejak Perjalanan Lazada Indonesia
24 oktober 2012 – Tim Marketing sosial media Lazada bersorak gembira dengan melihat keberhasilannya atas 100,000 “likes” pada akun Facebook page Lazada.co.id.
12 November 2012 – Kinnevik, perusahaan investasi dari Swedia menanamkan investasi hingga lebih dari USD 40 juta. (Baca lengkapnya di Wikipedia)
Desember 2012 – Dengan pelanggan yang terus puas dengan pelayanan dan produk yang dihadirkan, pada bulan terakhir di 2012, Lazada.co.id berada diposisi top 60 website di indonesia dan “like” Facebook yang sudah menembus angka 220.000.
5 Desember 2012 – Summit Partners, salah satu perusahaan modal usaha terbesar di dunia berinvestasi sebesar USD 26 juta pada Lazada. (Baca lengkapnya di Wikipedia)
12 Desember 2012 -  Angka 12.12.12 adalah sebuah revolusi di dunia e-Commerce di Indonesia yang mana event ini diprakarsai oleh Lazada. Pada 12 desember 2012 ini Lazada.co.id menghadirkan berbagai produk pilihan dengan diskon yang sangat besar. Angka penjualan melonjak pesat setelah campaign ini.

Lazada Indonesia 23454617 30113 image Mengulik Sejarah Jejak Perjalanan Lazada Indonesia
31 Desember 2012
 – Pentingnya sebuah User Interface sebuah website untuk kemudahan berbelanja tiap orang menjadikan Lazada meluncurkan website dengan interface terbaru, yang lebih bersahabat dan mudah digunakan oleh setiap pengunjung lazada.co.id. Pada bulan ini juga website lazada.co.id sudah memiliki kategori produk sebanyak 13 buah dan 25.000 produk yang dijual online.
Januari 2013 – Tengelmann, group retail strategis dari Jerman menanamkan dana investasi yang dikabarkan mencapai USD 20 juta. (Baca lengkapnya di Wikipedia)
Februari 2013 – Iklan TVC Lazada.co.id tayang perdana di televisi nasional indonesia.
Maret 2013 – Kepuasan pelanggan Lazada.co.id tercermin pada peringkat Lazada.co.id mejadi website terbaik top 40 di Indonesia.
lazada indonesia Mengulik Sejarah Jejak Perjalanan Lazada Indonesia

cara membuat makalah yang benar


 

cara membuat makalah
pada hari yang berbahagia ini saya akan berbagi informasi yang saya ketahui mengenai tata cara yang baik dan benar untuk membuat makalah.. untuk lebih lengkapnya silahkan disimak ulasan dibawah ini… 

Secara struktural makalah yg umum biasanya tersusun atas:

1. Kata Pengantar : berisi kata2 harapan penulis, ucapan trimakasih, dll dari penulis

2. Daftar isi (jelas)

3. Pendahuluan : latar belakang pembuatan tugas, tujuan dan manfaat yg diinginkan

4. Landasan teori : kutipan teori2 yg mendasari makalah, biasa lgs dikutip dari buku diktat

5. Pembahasan : inti makalah yg ingin lo bahas masukan di bab ini

6. Kesimpulan : pendek kata dari pembahasan masukin sini

7. Daftar Pustaka : sumber2 yg anda pakai

Dan untuk tahap awal yaitu :
Memilih Topik

Bila topik telah ditentukan, anda mungkin tidak lagi memiliki kebebasan untuk memilih. Namun demikian, bukan berarti anda siap untuk menuju langkah berikutnya.

Pikirkan terlebih dahulu tipe naskah yang akan anda tulis. Apakah berupa tinjauan umum, atau analisis topik secara khusus? Jika hanya merupakan tinjauan umum, anda dapat langsung menuju ke langkah berikutnya. Tapi bila anda ingin melakukan analisis khusus, topik anda harus benar-benar spesifik. Jika topik masih terlalu umum, anda dapat mempersempit topik anda. Sebagai contoh, bila topik tentang “Indonesia” adalah satu topik yang masih sangat umum. Jika tujuan anda menulis sebuah gambaran umum (overview), maka topik ini sudah tepat. Namun bila anda ingin membuat analisis singkat, anda dapat mempersempit topik ini menjadi “Kekayaan Budaya Indonesia” atau “Situasi Politik di Indonesia. Setelah anda yakin akan apa yang anda tulis, anda bisa melanjutkan ke langkah berikutnya.

Bila topik belum ditentukan, maka tugas anda jauh lebih berat. Di sisi lain, sebenarnya anda memiliki kebebasan memilih topik yang anda sukai, sehingga biasanya membuat esai anda jauh lebih kuat dan berkarakter.

Tentukan Tujuan

Tentukan terlebih dahulu tujuan esai yang akan anda tulis. Apakah untuk meyakinkan orang agar mempercayai apa yang anda percayai? Menjelaskan bagaimana melakukan hal-hal tertentu? Mendidik pembaca tentang seseorang, ide, tempat atau sesuatu? Apapun topik yang anda pilih, harus sesuai dengan tujuannya.

Tuliskan Minat Anda

Jika anda telah menetapkan tujuan esai anda, tuliskan beberapa subyek yang menarik minat anda. Semakin banyak subyek yang anda tulis, akan semakin baik. Jika anda memiliki masalah dalam menemukan subyek yang anda minati, coba lihat di sekeliling anda. Adakah hal-hal yang menarik di sekitar anda? Pikirkan hidup anda? Apa yang anda lakukan? Mungkin ada beberapa yang menarik untuk dijadikan topik. Jangan mengevaluasi subyek-subyek tersebut, tuliskan saja segala sesuatu yang terlintas di kepala.

Evaluasi Potensial Topik

Jika telah ada bebearpa topik yang pantas, pertimbangkan masing-masing topik tersebut. Jika tujuannya mendidik, anda harus mengerti benar tentang topik yang dimaksud. Jika tujuannya meyakinkan, maka topik tersebut harus benar-benar menggairahkan. Yang paling penting, berapa banyak ide-ide yang anda miliki untuk topik yang anda pilih.

Sebelum anda meneruskan ke langkah berikutnya, lihatlah lagi bentuk naskah yang anda tulis. Sama halnya dengan kasus dimana topik anda telah ditentukan, anda juga perlu memikirkan bentuk naskah yang anda tulis.

Membuat Outline

Tujuan dari pembuatan outline adalah meletakkan ide-ide tentang topik anda dalam naskah dalam sebuah format yang terorganisir.

Mulailah dengang menulis topik anda di bagian atas

Tuliskan angka romawi I, II, III di sebelah kiri halaman tersebut, dengan jarak yang cukup lebar diantaranya

Tuliskan garis besar ide anda tentang topik yang anda maksud:

Jika anda mencoba meyakinkan, berikan argumentasi terbaik

Jika anda menjelaskan satu proses, tuliskan langkah-langkahnya sehingga dapat dipahami pembaca

Jika anda mencoba menginformasikan sesuatu, jelaskan kategori utama dari informasi tersebut

Pada masing-masing romawi, tuliskan A, B, dan C menurun di sis kiri halaman tersebut. Tuliskan fakta atau informasi yang mendukung ide utama
Menuliskan Tesis

Suatu pernyataan tesis mencerminkan isi esai dan poin penting yang akan disampaikan oleh pengarangnya. Anda telah menentukan topik dari esai anda, sekarang anda harus melihat kembali outline yang telah anda buat, dan memutuskan poin penting apa yang akan anda buat. Pernyataan tesis anda terdiri dari dua bagian:

Bagian pertama menyatakan topik. Contoh: Budaya Indonesia, Korupsi di Indonesia

Bagian kedua menyatakan poin-poin dari esai anda. Contoh: memiliki kekayaan yang luar biasa, memerlukan waktu yang panjang untuk memberantasnya, dst.

Menuliskan Tubuh Esai

Bagian ini merupakan bagian paling menyenangkan dari penulisan sebuah esai. Anda dapat menjelaskan, menggambarkan dan memberikan argumentasi dengan lengkap untuk topik yang telah anda pilih. Masing-masing ide penting yang anda tuliskan pada outline akan menjadi satu paragraf dari tubuh tesis anda.

Masing-masing paragraf memiliki struktur yang serupa:

Mulailah dengan menulis ide besar anda dalam bentuk kalimat. Misalkan ide anda adalah: “Pemberantasan korupsi di Indonesia”, anda dapat menuliskan: “Pemberantasan korupsi di Indonesia memerlukan kesabaran besar dan waktu yang lama”

Kemudian tuliskan masing-masing poin pendukung ide tersebut, namun sisakan empat sampai lima baris.

Pada masing-masing poin, tuliskan perluasan dari poin tersebut. Elaborasi ini dapat berupa deskripsi atau penjelasan atau diskusi

Bila perlu, anda dapat menggunakan kalimat kesimpulan pada masing-masing paragraf.






Contoh MAKALAH

WAWASAN NUSANTARA

Di Susun Oleh :
DEWI K.

Tingkat / Program : I / D-III Kebidanan
Dosen Pembimbing : Bpk. Sri Haryanto, S.Pd
Mata Kuliah : Kewarganegaraan

STIKES DARMA HUSADA

KATA PENGANTAR

Puji syukur saya ucapkan atas kehadirat Allah SWT, karena dengan rahmat dan karunia-Nya saya masih diberi kesempatan untuk menyelesaikan makalah ini. Tidak lupa saya ucapkan kepada dosen pembimbing dan teman-teman yang telah memberikan dukungan dalam menyelesaikan makalah ini.
Penulis menyadari bahwa dalam penulisan makalah ini masih banyak kekurangan, oleh sebab itu penulis angat mengharapkan kritik dan saran yang membangun. Dan semoga sengan selesainya makalah ini dapat bermanfaat bagi pembaca dan teman-teman. Amin…

Penulis

DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR
DAFTAR ISI

BAB I PENDAHULUAN
Latar Belakang
Tujuan
Metode Penulisan

BAB II PEMBAHASAN

BAB III PENUTUP
Kesimpulan

PENDAHULUAN

Latar Belakang Masalah
Manusia sebagai makhluk ciptaan Tuhan YME dan sebagai wakil Tuhan di bumi yang menerima amanat-Nya untuk mengelola kekayaan alam. Sebagai hamba Tuhan yang mempunyai kewajiban untuk beribadah dan menyembah Tuhan Sang Pencipta dengan tulus

Tujuan
Tujuan dalam penulisan makalah ini adalah untuk menambah pengetahuan dan diharapkan bermanfaat bagi kita semua.

Metode Penulisan
Penulis mempergunakan metode observasi dan kepustakaan.
Cara-cara yang digunakan pada penelitian ini adalah :
Studi Pustaka
Dalam metode ini penulis membaca buku-buku yang berkaitan denga penulisan makalah ini.

BAB II
PEMBAHASAN

Dasar Pemikiran
Kehidupan manusia di dunia mempunyai kedudukan sebagai hamba Tuhan YME dan sebagai wakil Tuhan (khalifullah) di bumi yang menerima amanat-Nya untuk mengelola kekayaan alam.
Manusia dalam melaksanakan tugas dan kegiatan hidupnya bergerak dalam dua bidang universal filosofis dan sosial politis. Di bidang universal filosofis trasenden dan idealistik, sedangkan bidang sosial politis bersifat imanen dan realistis yang bersifat lebih nyata dan dapat dirasakan.
Sebagai negara kepulauan dengan masyarakatnya yang ber-bhinneka, negara Indonesia memiliki unsur-unsur kekuatan dan kelemahan. Kekuatannya terletak pada posisi dan keadaan gegrafis yang strategis dan kaya sumber daya alam. Kelemahannya terletak pada wujud kepulauan dan keanekaragaman masyarakat yang harus disatukan dalam satu bangsa dan satu tanah air.

Pengertian Wawasan Nusantara
Cara pandang bangsa Indonesia tentang diri dan lingkungannya yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945 serta sesuai dengan geografi wilayah nusantara yang menjiawai kehidupan bangsa dalam mencapai tujuan atau cita-cita nasional.

Faktor-faktor Yang Mempengaruhi Wawasan Nusantara
1. Wilayah.
2. Geopolitik dan Geostrategi.
3. Perkembangan wilayah Indonesia dan dasar hukumnya.

Unsur-unsur Dasar Wawasan Nusantara
1. Wadah
Wawasan Nusantara sebagai wadah meliputi 3 komponen :
a. Wujud Wilayah
Batas ruang lingkup wilayah nusantara ditentukan oleh lautan yang di dalamnya terdapat gugusan ribuan pulau yang saling dihubungkan oleh dalamnya perairan. Oleh karena itu nusantara dibatasi oleh lautan dan daratan serta dihubungkan oleh perairan dalamnya. Sedangkan secara vertikal ia merupakan suatu bentuk kerucut terbuka keatas dengan titik puncak kerucut di pusat bumi.
Letak geografis negara berada di posisi dunia anatar 2 samudra, yaitu pasifik dan samudera hindia dan antara dua benua, yaitu asia dan australia. Letak geografis ini berpengaruh besar terhadap aspek-aspek kehidupan nasional Indonesia. Perwujutan wilayah nusantara menyatu dalam kesatuan politik, ekonomi, sosial-busaya dan pertahanan keamanan.
b. Tata Inti Organisasi
Bagi Indonesia. Tata inti organisasi negara berdasarkan pada UUD 1945 yang menyangkut bentuk dan kedaulatan negara, kekuasaan pemerintah, sistem pemerintahan, dan sistem perwakilan.
Negara Indonesia adalah negara kesatuan yang berbentuk Republik. Kedaulatan berada di tangan rakyat yang sepenuhnya oleh majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR).
Sistem pemerintahannya menganut sistem presidensial. Indonesia merupakan Negara Hukum (Rechk Staat) bukan hanya kekuasaan.
c. Tata Kelengkapan Organisasi
Isi wawasan nusantara tercermin dalam perspektif kehidupan manusia Indoensia dalam eksistensinya yang meliputi :
a) Cita-cita bangsa Indonesia tertuang dalam pembukaan UUD 1945.
Negara Indonesia yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur.
Rakyat Indonesiayang berkehidupan kebangsaan yang bebas.
Pemerintahan negara Indonesia melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia.
b) Asas keterpaduan semua aspek kehidupan nasional berciri manunggal.
Satu kesatuan wilayah nusantara mencakup daratan, perairan dan dirgantara.
Satu kesatuan politik.
Satu kesatuan sosial budaya.
Satu kesatuan ekonomi, atas asas usaha bersama.
Satu kesatuan pertahanan dan keamanan.
Satu kesatuan kebijakan nasional.

2. Tata Laku Wawasan Nusantara Mencangkup Dua Segi
a. Tata laku batinia
Wawasan Nusantara berlandaskan pada falsafah Pancasila untuk membentuk sikap mental.
b. Tata laku lahiriah
Wawasan Nusantara diwujudkan dalam satu sistem organisasi meliputi : perencanaan, pelaksanaan, pengawasan dan pengadilan.

Implementasi Wawasan Nusantara
3. Wawasan Nusantara sebagai pancaran falsafah Pancasila.
4. Wawasan Nusantara dalam pembangunan nasional.
a. Perwujudan kepulauan Nusantara sebagai satu kesatuan politik.
b. Perwujudan kepulauan Nusantara sebagai kesatuan ekonomi.
c. Perwujudan kepulauan Nusantara sebagai satu kesatuan sosial budaya.
d. Perwujudan kepulauan Nusantara sebagai satu kesatuan pertahanan keamanan.
5. Penerapan wawasan Nusantara.
6. Hubungan wawasan Nusantara.

BAB III
PENUTUP

Demikian makalah tentang wawasan Nusantara yang saya buat, semoga dapat bermanfaat bagi kita semua.

Kesimpulan
Jadi wawasan Nusantara adalah sebagai cara pandang bangsa Indonesia mengenal diri dan tanah air sebagai negara kepulauan dari berbagai aspek kehidupan.

DAFTAR PUSTAKA

Cara Menaikkan Pagerank Blog Dalam Sekejap

Cara Menaikkan Pagerank Blog Dalam Sekejap

Sebagai seorang pengguna blog, tentunya kita ingin agar blog kita dikenal banyak orang. Nah, salah satu cara agar dikenal adalah dengan menaikkan pagerank blog. Apabila pagerank kita tinggi, berarti semakin banyak pula yang mengenal tentang blog kita. Nah, untuk cara menaikkan pagerank sendiri, ane share disini dah.

berikut ini cara menaikkan pagerank :


buatlah artikel dengan meletakkan link-link dibawah ini :
  1. google
  2. Yahoo
  3. Belajar Blog
  4. Portable diesel generator
  5. Komputer Blog
  6. Animations Learn
  7. Seo Blog
  8. SEO Package
  9. Bismillah Gratis™  
  10. Serambi Maya

 nah, untuk cara kerjanya seperti ini :

sebelum anda meletakkan link-link diatas, anda hapus terlebih dahulu peserta nomor 1 sehingga setiap peserta naik satu level. Kemudian tambahkan link blog anda di bagian paling bawah. setidaknya, hasilnya seperti ini. 
  1. Yahoo
  2. Belajar Blog
  3. Portable diesel generator
  4. Komputer Blog
  5. Animations Learn
  6. Seo Blog
  7. SEO Package
  8. Bismillah Gratis™  
  9. Serambi Maya
  
Ketika blog Anda diposisi 10, blog Anda memiliki jumlah backlink = 1
Posisi 9, jumlah backlink = 5
Posisi 8, jumlah backlink = 25
Posisi 7, jumlah backlink = 125
Posisi 6, jumlah backlink = 625
Posisi 5, jumlah backlink = 3,125
Posisi 4, jumlah backlink = 15,625
Posisi 3, jumlah backlink = 78,125
Posisi 2, jumlah backlink = 390,625
Posisi 1, jumlah backlink = 1,953,125

Posisi blog Anda akan naik bila ada yang melakukan hal yang sama dengan Anda yaitu membuat artikel Cara Cepat Menaikkan PageRank Blog ini dan membaut link blog Anda disana. Oleh karena itu jika Anda bisa mengajak teman-teman blooger melakukan hal yang sama maka akan lebih cepat posisi blog Anda akan naik.  Dari sisi SEO Anda sudah mendapatkan 1,953,125 backlink dan efek sampingnya jika pengunjung web para downline kamu mengklik link itu, jugamembuat blog kamu mendapatkan traffik tambahan.
Nah, silahkan copy paste artikel ini, dan hilangkan peserta nomor 1 lalu tambahkan link blog/website kamu di posisi 10. Ingat, Anda harus mulai dari posisi 10 agar hasilnya maksimal. Karena jika kamu tiba-tiba di posisi 1, maka link Anda akan hilang begitu ada yang masuk ke posisi 10.

panduan memberi nama anak

Pentingnya Pemberian Nama
Nama adalah ciri atau tanda, maksudnya adalah orang yang diberi nama dapat mengenal dirinya atau dikenal oleh orang lain. Dalam Al-Qur’anul Kariim disebutkan;
يَا زَكَرِيَّا إِنَّا نُبَشِّرُكَ بِغُلَامٍ اسْمُهُ يَحْيَى لَمْ نَجْعَل لَّهُ مِن قَبْلُ سَمِيًّا (7) سورة مريم
“Hai Zakaria, sesungguhnya Kami memberi kabar gembira kepadamu akan (beroleh) seorang anak yang namanya Yahya, yang sebelumnya Kami belum pernah menciptakan orang yang serupa dengan dia” (QS. Maryam: 7).
Dan hakikat pemberian nama kepada anak adalah agar ia dikenal serta memuliakannya. Oleh sebab itu para ulama bersepakat akan wajibnya memberi nama kapada anak laki-laki dan perempuan 1). Oleh sebab itu apabila seseorang tidak diberi nama, maka ia akan menjadi seorang yang majhul (=tidak dikenal) oleh masyarakat.
Waktu Pemberian Nama
Telah datang sunnah dari Nabi shalallahu ‘alaihi wa sallam tentang waktu pemberian nama, yaitu:
a) Memberikan nama kepada anak pada saat ia lahir.
b) Memberikan nama kepada anak pada hari ketiga setelah ia lahir.
c) Memberikan nama kepada anak pada hari ketujuh setelah ia lahir.
Pemberian Nama Kepada Anak Adalah Hak (Kewajiban) Bapak.
Tidak ada perbedaan pendapat bahwasannya seorang bapak lebih berhak dalam memberikan nama kepada anaknya dan bukan kepada ibunya. Hal ini sebagaimana telah tsabit (=tetap) dari para sahabat radhiallahu ‘anhum bahwa apabila mereka mendapatkan anak maka mereka pergi kepada Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam agar Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam memberikan nama kepada anak-anak mereka. Hal ini menunjukkan bahwa kedudukan bapak lebih tinggi daripada ibu.
Nasab Anak Kepada Bapak Bukan Kepada Ibu
Sebagaimana hak memberikan nama kepada anak, maka seorang anakpun bernasab kepada bapaknya bukan kepada ibunya, oleh sebab itu seorang anak akan dipanggil: Fulan bin Fulan, bukan Fulan bin Fulanah.
Allah Ta’ala berfirman:
ادْعُوهُمْ لِآبَائِهِمْ (5) سورة الأحزاب
Panggilah mereka (anak-anak angkat itu) dengan (memakai) nama bapak-bapak mereka…” (QS. Al-Ahzab: 5)
Oleh karena itu manusia pada hari kiamat akan dipanggil dengan nama bapak-bapak mereka: Fulan bin fulan. Hal ini sebagaimana diterangkan dalam hadits dari Ibnu ‘Umar radhiallahu ‘anhuma dari Nabi shalallahu ‘alaihi wa sallam 2).
Memilih Nama Terbaik Untuk Anak
Kewajiban bagi seorang bapak adalah memilih nama terbaik bagi anaknya, baik dari sisi lafadz dan maknanya, sesuai dengan syar’iy dan lisan arab. Kadangkala pemberian nama kepada seorang anak baik adab dan diterima oleh telinga/pendangaran akan tetapi nama tersebut tidak sesuai dengan syari’at.
Tata Tertib Pemberian Nama Seorang Anak
1. Disukai Memberikan Nama Kepada Seorang Anak Dengan Dua Suku Kata, misalAbdullah, Abdurrahman. Kedua nama ini sangat disukai oleh Allah Subhanahu Wa Ta’ala sebagaimana diterangkan oleh Nabi Shalallahu ‘alaihi wa sallam yang diriwayatkan oleh Imam Muslim, Abu Dawud dll. Kedua nama ini menunjukkan penghambaan kepada Allah Azza wa Jalla.
Dan sungguh Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa sallam telah memberikan nama kepada anak pamannya (Abbas radhiallahu ‘anhu), Abdullah radhiallahu ‘anhuma. Kemudian para sahabat radhiallahu ‘anhum terdapat 300 orang yang kesemuanya memiliki nama Abdullah.
Dan nama anak dari kalangan Anshor yang pertama kali setelah hijrah ke Madinah Nabawiyah adalah Abdullah bin Zubair radhiallahu ‘anhuma.
2. Disukai Memberikan Nama Seorang Anak Dengan Nama-nama Penghambaan Kepada Allah Dengan Nama-nama-Nya Yang Indah (Asma’ul Husna), misal: Abdul Aziz, Abdul Ghoniy dll. Dan orang yang pertama yang menamai anaknya dengan nama yang demikian adalah sahabat Ibn Marwan bin Al-Hakim.
Sesungguhnya orang-orang Syi’ah tidak memberikan nama kepada anak-anak mereka seperti hal ini, mereka mengharamkan diri mereka sendiri memberikan nama anak mereka dengan Abdurrahman sebab orang yang telah membunuh ‘Ali bin Abi Tholib adalah Abdurrahman bin Muljam.
3. Disukai Memberikan Nama Kepada Seorang Anak Dengan Nama-nama Para Nabi.
Para ulama sepakat akan diperbolehkannya memberikan nama dengan nama para nabi3).
Diriwayatkan dari Yusuf bin Abdis Salam, ia berkata:”Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa sallam memberikan nama kepadaku Yusuf” (HR. Bukhori –dalam Adabul Mufrod-; At-Tirmidzi –dalam Asy-Syama’il-). Berkata Ibnu Hajjar Al-Asqolaniy: Sanadnya Shohih.
Dan seutama-utamanya nama para nabi adalah nama nabi dan rasul kita Muhammad bin Abdillah shalallahu ‘alaihi wa sallam.
Para ulama berbeda pendapat tentang boleh atau tidaknya penggabungan dua nama Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam dengan nama kunyahnya, Muhammad Abul Qasim.
Berkata Ibnul Qoyyim Al-Jauziyyah rahimahullah:”Dan yang benar adalah pemberian nama dengan namanya (yakni Muhammad, pent) adalah boleh. Sedangkan berkunyah dengan kunyahnya adalah dilarang dan pelarangan menggunakan kunyahnya pada saat beliau shalallahu ‘alaihi wa sallam masih hidup lebih keras dan penggabungan antara nama dan kunyah beliau shalallahu ‘alaihi wa sallam juga terlarang”4).
4. Memberikan Nama Kepada Seorang Anak Dengan Nama-nama Orang Sholih Dari Kalangan Kaum Muslimin.
Telah tsabit dari hadits Mughiroh bin Syu’bah radhiallahu ‘anhu dari Nabi Shalallahu ‘alaihi wa sallam, ia bersabda:
أنهم كانوا يسمون بأسماء أنبيائهم والصالحين (رواه مسلم).
“Sesungguhnya mereka memberikan nama (pada anak-anak mereka) dengan nama-nama para nabi dan orang-orang sholih” (HR. Muslim).
Kemudian para sahabat Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam adalah penghulunya orang-orang sholih bagi umat ini dan demikian juga orang-orang yang mengikuti mereka dengan baik hingga hari akhir.
Para sahabat Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam memandang bahwa hal ini adalah baik, oleh karena itu sahabat Zubair bin ‘Awan radhiallahu ‘anhu memberikan nama kepada anak-anaknya –jumlah anaknya 9 orang- dengan nama-nama sahabat yang syahid pada waktu perang Badr, missal: Abdullah,’Urwah, Hamzah, Ja’far, Mush’ab, ‘Ubaidah, Kholid, ‘Umar, dan Mundzir.
Syarat-syarat Dalam Pemberian Nama
a. Nama tersebut menggunakan bahasa arab.
b. Nama tersebut dibangun dengan makna yang baik secara bahasa dan syari’at. Oleh karenanya dengan adanya syarat ini tidak boleh menggunakan nama-nama yang haram atau makruh baik dalam segi lafadz ataupun maknanya. Oleh karena itu Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam merubah nama-nama yang jelek menjadi nama-nama yang baik dari segi lafadz dan maknanya.
Nama-nama yang Diharamkan
a. Kaum muslimin telah bersepakat terhadap haramnya penggunaan nama-nama penghambaan kepada selain Allah Ta’ala baik dari matahari, patung-patung, manusia atau selainnya, missal: Abdur Rasul (=hambanya Rasul), Abdun Nabi (=hambanya Nabi) dll. Sedangkan selain nama Nabi shalallahu ‘alaihi wa sallam, misal: Abdul ‘Izza (=hambanya Al-‘Izza (nama patung/berhala), Abdul Ka’bah (=hambanya Ka’bah), Abdus Syamsu (=hmabanya Matahari) dll.
b. Memberi nama dengan nama-nama Allah Tabaroka wa Ta’ala, misal: Rahim, Rahman, Kholiq dll.
c. Memberi nama dengan nama-nama asing atau nama-nama orang kafir.
d. Memberi nama dengan nama-nama patung/berhala atau sesembahan selain Allah Ta’ala, misal: Al-Lat, Al-‘Uzza dll.
e. Memberi nama dengan nama-nama asing baik yang berasal dari Turki, Faris, Barbar dll.
f. Setiap nama yang memuji (tazkiyyah) terhadap diri sendiri atau berisi kedustaan.
Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda;
إن أخنع إسم عند الله رجل تسمى ملك الأملاك (رواه البخاري؛ مسلم).
“Sesungguhnya nama yang paling dibenci oleh Allah adalah seseorang yang bernama Malakul Amlak (=rajanya diraja)” (HR. Bukhori; Muslim).
g. Memberi nama dengan nama-nama Syaithon, misal: Al-Ajda’ dll.
Nama-nama Yang Dimakruhkan
a. Dimakruhkan memberi nama anak dengan nama-nama orang fasiq, penzina dll.
b. Dimakruhkan memberi nama anak dengan nama perbuatan-perbuatan jelek atau perbuatan-perbuatan maksiat.
c. Dimakruhkan memberi nama anak dengan nama para pengikut Fir’un, misal: Fir’un, Qarun, Haman.
d. Dimakruhkan memberi nama anak dengan nama-nama hewan yang telah dikenal akan sifat-sifat jeleknya, misal: Anjing, keledai dll.
e. Dimakruhkan memberi nama anak dengan Ism, mashdar, atau sifat-sifat yang menyerupai terhadap lafzdz “agama” (الدين) , dan lafadz “Islam” (الإسلام), misal: Nurruddin, Dliyauddin, Saiful Islam dll.
f. Dimakruhkan memberi nama ganda5), misal: Muhammad Ahmad, Muhammad Sa’id dll.
g. Para ulama memakruhkan memberi nama dengan nama-nama surat dalam Al-Qur’an, misal: Thoha, Yasin dll.
Jalan Keluar Dari Pemberian Nama-nama Yang Diharamkan Dan Yang Dimakruhkan
Jalan keluar dari kedua hal ini adalah merubah nama-nama tersebut dengan nama-nama yang disukai (mustahab) atau yang diperbolehkan secara syar’i. Dan untuk merubah nama ini kita dapat mendatangi kementrian/depertemen yang mengurusi masalah ini.6)
Sesungguhnya Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam merubah nama-nama yang mengandung makna kesyirikan kepada Allah kepada nama-nama Islamiy, dari nama-nama kufur kepada nama-nama imaniyah.
Diriwayatkan dari ‘Aisyah radhaiallahu ‘anha, ia berkata:
كان رسول الله صلى الله عليه و سلم يغير الإسم القبيح إلى الإسم الحسن (رواه الترمذي).
Sesungguhnya Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam merubah nama-nama yang jelek menjadi nama-nama yang baik” (HR. AT-Tirmidzi).
Demikianlah Nabi shalallahu ‘alaihi wa sallam merubah nama-nama yang jelek dengan nama-nama yang baik, seperti beliau shalallahu ‘alaihi wa sallam merubah nama Syihab menjadi Hisyam dll. Demikian juga kita mesti merubah nama-nama yang buruk menjadi nama-nama yang baik, misal: Abdun Nabi menjadi Abdul Ghoniy, Abdur Rasul menjadi Abdul Ghofur, Abdul Husain menjadi Abdurrahman dll.
Maraji’:
Tasmiyah Al-Maulud, karya: Asy-Syaikh Bakr Abdullah Abu Zaid

kutipan ceramah

saya akan menulis beberapa kutipan ceramah, semoga bermanfaat buat para pembaca dan pengunjung blog saya. Semoga kita akan lebih baik lagi dari hari ke hari..

AL HABIB ALI BIN ABDUL AZIZ BIN JINDAN :

kalo memang seekor anjing ashabul kahfi bisa masuk ke dalam surga, dengan sebabnya ia cinta, rela berkoban dan setia kepada ashabul kahfi mengapa kita tidak bisa masuk ke dalam surga dengan cara vinta, berkoban dan setia ke pada sang NABI ALMUSTHOFA dan ahlul bait rasul.


AS SAYYID BAHAR BIN SMITH berkata: ambilah kebaikan walau keluar dari mulut seekor anjing.

AL HABIB MUNZIR BIN FUAD BIN ABDURAHMAN AL MUSAWA :
" cahaya allah akan muncul pada jiwa orang yang banyak mengingat allah, dan jika jiwanya bercahaya, maka wajahnya bercahaya dengan cahaya indah "


Kepercayan, sistem pemerintahan Bangsa inca, Bangsa Maya, bangsa Aztec dan peradaban india kuno

1   Kepercayaan dan sistem pemerintahan Bangsa Inca, bangsa maya dan bangsa Aztec Kepercayaan Bangsa Inca: Masyarakat Inca perca...